Rabu, 09 Desember 2009
BABI dan MANUSIA , apa hubungannya....????
Hidayatullah.com--Bagi mereka yang mengkonsumsi daging babi, ketika menikmati sepotong bacon sandwich, mungkin hanya sedikit yang bertanya-tanya kemana perginya bagian tubuh lain dari babi yang telah mengorbankan nyawanya untuk manusia itu.
Seorang penulis yang penasaran, Christein Meindertsma, mencoba melacak kemana saja bagian-bagian tubuh babi itu pergi.
"Seperti kebanyakan orang, saya hanya sedikit mengetahui apa yang terjadi setelah seekor babi meninggalkan rumah jagal. Oleh karena itu saya berusaha untuk mencari tahu. Saya mendatangi seorang teman peternak babi yang setuju mengizinkan saya untuk mengikuti salah satu dari hewan-hewannya."
Dengan nomor identitas 05049 yang tertulis pada label kuning yang melekat di telinganya, perjalanan seekor babi berakhir dalam keadaan yang menakjubkan. Bagian-bagian tubuhnya digunakan paling tidak untuk 185 keperluan yang berbeda. Mulai dari pabrik permen dan shampo, hingga roti, body lotion, bir, dan peluru.
Christein berkata, "Saya sangat terkejut ketika saya mulai mengetahui betapa luar biasa dan bervariasinya kegunaan dari seekor babi. Sepertinya pada masa sekarang ini, babi tidak lagi sekedar dipandang sebagai hewan , tapi lebih sebagai bahan baku mentah industri dengan jenis pemanfaatan berbeda yang jumlahnya tidak terbayangkan."
Menurut catatan babi dengan nomor identitas 05049 yang diikutinya, sebanyak 4,9 pon dari total bobot tubuhnya 272 pon, digunakan untuk pembuatan permen kenyal. Sementara 4,8 pon digunakan untuk pembuatan permen liquorice. Dalam proses tersebut, kolagen dikeluarkan dari babi, kemudian diubah menjadi gelatin. Dari sini kemudian, penggunaannya dalam proses produksi makanan semakin beragam, terutama sebagai agen pembentuk gel.
Meskipun tidak semua permen di Inggris mengandung gelatin babi, tapi banyak yang menggunakannya. Termasuk permen produksi Marks & Spenser yang sangat populer dan sesuai namanya, yaitu permen Percy Pigs.
Tidak hanya permen yang mengandung gelatin. Dalam bir, anggur, dan jus, gelatin babi digunakan untuk menghilangkan warna keruh dari minuman. Gelatin itu bekerja sebagai agen pencerah, dengan cara bereaksi dengan tannin dalam cairan dan menyerap keruh.
Sebagian eskrim, whipped cream, yogurt, dan juga mentega, mengandung gelatin. Demikian pula makanan hewan peliharaan. Yang lebih mengejutkan, sejumlah produk obat-obatan juga mengandung gelatin. Semuanya, mulai dari penghilang rasa sakit hingga multivitamin.
Produk-produk kebersihan diri dan kecantikan, juga dibuat dengan bahan babi. Asam lemak dikeluarkan dari lemak tulang babi, yang digunakan dalam shampo dan conditioner untuk memberi efek tampilan yang bersinar, sepeti mutiara. Jenis asam ini juga bisa ditemui di sejumlah body lotion, alas bedak, dan krim anti kerut.
Glycerin yang dihasilkan dari lemak babi, juga digunakan sebagai bahan dalam pembuatan berbagai macam produk pasta gigi.
Christein yang berasal dari Belanda, adalakalanya bertemu dengan beberapa perusahaan yang enggan untuk membantu dalam petualangannya mengikuti perjalanan sang babi. Sebagian perusahaan lainnya menyatakan, tidak sadar jika produk mereka mengandung elemen yang diambil dari bagian tubuh babi, karena ada pihak antara yang terlibat dalam proses produksi dan distribusinya.
Kebingungan konsumen juga tidak terbantu dengan hanya melihat label bahan pembuatan produk, karena tidak dijelaskan dari mana bahan-bahan itu diambil.
Menurut Food Standards Authority, tidak ada kewajiban hukum bagi produsen untuk menyebutkan secara khusus, apakah gelatin yang mereka gunakan berasal dari babi atau hewan lain. Bila disebut secara khusus dengan sebutan suiline gelatin, seringkali membingungkan. Karena suiline bukanlah kata yang dikenal masyarakat umum (dalam bahasa Inggris).
Menurut Richard Lutwyche, seorang peternak babi yang berpengalaman lebih dari 60 tahun, Ketua Traditional Breeds Meat Marketing Company dan seorang anggota dari British Pig Association, alasan terbesar dari kebingungan masalah produk babi ini karena kebanyakan peternakan babi berskala industri.
"Di Inggris, peternakan komersial besar mengirim babi-babi mereka ke sejumlah rumah jagal besar. Tempat pejagalan yang akan menjual babi-babi itu ke pasar yang berbeda, berdasarkan produksinya," kata Lutwyche.
"Apapun yang tidak bisa mereka jual, maka mereka harus membakarnya. Maka adalah demi kepentingan mereka, untuk menjual sebanyak mungkin yang mereka bisa."
"Ada ungkapan lama yang mengatakan, 'bicara soal babi, Anda bisa memanfaatkan semuanya, kecuali bunyi jeritannya.' Selama lebih dari 100 tahun penggunaannya berkembang pesat," ujar Lutwyche.
Yang mengejutkan, banyak produk lain yang juga dibuat dengan babi sebagai bahannya. Seperti negatif film yang menggunakan kolagen dari tulang babi. Sepatu yang menggunakan kulit babi dan lem tulang dari babi untuk meningkatkan kualitas bahan-bahan kulit lainnya. Serta cat yang menggunakan lemak tulang babi untuk memperkuat efek bersinarnya.
Sebagian pabrik rokok menggunakan hemoglobin dari darah babi untuk membuat filter pada rokok.
Lain kali jika membeli roti, mungkin Anda perlu melihat kemasan pembungkusnya. Sebagian produsen menggunakan L-cysteine, yaitu protein yang dibuat dari bulu babi atau hewan lain, yang berguna untuk melembutkan adonan.
Penggunaan paling aneh dari babi yang berhasil ditemukan Christein adalah dalam pembuatan peluru dan bahan peledak. Gelatin tulang babi digunakan untuk memasukkan bubuk mesiu ke dalam peluru.
Sulit rasanya untuk tidak terkesan dengan variasi dan fleksibitas dari hewan ini, yang bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan industri.
Sepertinya tidak ada yang terbuang dari babi nomor 05049 itu. Moncongnya menjadi makanan camilan untuk anjing. Sementara kupingnya menjadi bahan percobaan dalam pembuatan senjata kimia, karena kesamaannya dengan jaringan kulit/daging manusia.
Pembuat tato seringkali membeli potongan dari kulit babi untuk melatih keterampilan mereka, karena kesamaannya dengan kulit manusia. Alasan yang sama digunakan untuk mengobati pasien yang terkena luka bakar.
Babi memberi kontribusi besar dalam bidang kedokteran, dengan insulin yang dihasilkannya, obat pengencer darah dari heparin dan katup jantung babi. Semuanya bisa dimanfaatkan.
Berikut daftar penggunaan bagian-bagian tubuh babi dalam berbagai macam produk:
1. Ujicoba senjata kimia: karena kesamaan jaringan kulit /daging babi dengan manusia.
2. Eskrim: gelatin mencegah kristalisasi gula dan memperlambat proses pencairan.
3. Pupuk: dibuat dari bulu babi yang diproses.
4. Mentega rendah lemak: gelatin digunakan untuk memperbaiki teksturnya.
5. Bir: gelatin digunakan untuk mencerahkan warna minuman agar tidak keruh.
6. Pelembut pakaian: asam lemak dari tulangnya memberi warna
7. Kuas cat: dibuat dari bulu babi.
8. Jus buah: gelatin membuat warnanya tampak cerah.
9. Shampo: asam lemak dari tulang digunakan untuk membuat penampilannya terlihat seperti mutiara.
10. Lilin: asam lemak dari tulang memperkeras bahan lilin (wax) dan meningkatkan titik lumernya.
11. Roti: protein dari bulu babi digunakan untuk melembutkan adonan.
12. Peluru: gelatin dari tulang digunakan untuk mempermudah proses pemasukan bubuk mesiu ke dalam cangkang peluru.
13. Tablet obat: gelatin digunakan untuk pembungkusnya agar lebih keras.
14. Bubuk pembersih / deterjen: asam lemak dari tulang, digunakan untuk mengeraskan serbuknya.
15. Cat: asam lemak dari tulang digunakan untuk meningkatkan efek kilaunya.
16. Tamborin: dibuat dari kantung kemih babi.
17. Minuman anggur: gelatin menyerap elemen keruh sehingga membuat cairannya bening
18. Kertas: gelatin dari tulang digunakan untuk meningkatkan kekakuan dan mengurangi kelembaban.
19. Heparin: digunakan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah, diambil dari lendir yang ada di usus babi.
20. Sabun: asam lemak dari tulang digunakan untuk memperkeras dan memberi warna sabun.
21. Gabus: gelatin tulang digunakan untuk merekatkannya.
22. Insulin: diambil dari pankreas babi, karena hampir mirip dengan struktur kimia dalam tubuh manusia.
23. Yogurt: kalsium dari tulang babi ditambahkan ke dalam proses pembuatan yogurt.
24. Rokok: hemoglobin dari darah babi digunakan dalam pembuatan filter rokok yang diharapkan bisa mengurangi efek kimia yang masuk kedalam tubuh perokok.
25. Negatif film: gelatin tulang babi digunakan sebagai zat perekat pada lembaran film.
26. Makanan anjing: hemoglobin darah babi digunakan sebagai zat pewarna merah.
27. Terapi fotodinamik: hemoglobin digunakan dalam obat untuk merawat retina mata. Obat itu diaktifkan dengan menembakkan sinar laser ke dalam mata.
28. Pelembab: menggunakan asam lemak tulang babi.
29. Camilan anjing: moncongnya digoreng.
30. Krayon: asam lemak digunakan untuk mengeraskannya.
31. Sepatu / tas: lem tulang babi digunakan untuk meningkatkan tekstur dan kualitas kulit (hewan apapun). Di samping itu banyak juga sepatu yang terbuat dari kulit babi (bisa dilihat dari corak bintik pada kulit)
32. Rem kereta: abu tulang babi digunakan dalam proses produksinya.
33. Pasta gigi: glycerin babi digunakan utuk membentuk tekstur pastanya.
34. Lem transparan: lem sangat kuat yang digunakan dalam industri perkayuan, diturunkan dari kolagen babi.
35. Masker wajah: kolagen untuk menghilangkan kerut.
36. Energi alternatif: bagian-bagian sampah yang tersisa digunakan sebagai bahan bakar untuk listrik.
37. Energy bar: kolagen yang diproses merupakan sumber protein yang murah untuk para binaragawan atau mereka yang ingin membentuk tubuhnya.
38: Keju krim: gelatin menjadikannya stabil.
39. Whipped cream: gelatin memperbaiki teksturnya.
40. Permen: gelatin babi digunakan untuk bahan perekat dan pembuat gel, dan memastikan bahwa adonan permen mencapai tekstur tertentu. Sering digunakan untuk pembuatan jenis permen liquorice, permen kenyal dan permen karet.
Bagi Muslim, orang vegetarian, Yahudi, dan orang-orang lain yang berharap bisa menghindari produk terbuat dari bahan babi, berita tentang penggunaan babi yang begitu luas bukanlah sebuah berita bagus. Kerja rumit yang harus dilewati oleh produsen makanan global dan proses industri, seakan memastikan bahwa hampir tidak mungkin menghindari babi sama sekali.
Namun, bagi seorang Muslim ada kunci yang selalu harus diingat, yaitu bahwa yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas, di antara keduanya ada yang samar-samar atau syubhat. Maka barang siapa yang menjaga diri dari perkara yang syubhat, berarti ia telah selamat. [di/dm/www.hidayatullah.com]
Jumat, 27 November 2009
Antibi0tika hati...
Dalam bidang kesehatan,kata antibi0tika mmg sdh tidak asing lagi..
Antibi0tika adl salah satu jenis obat kimia yg dibuat secara sintetis/buatan yg digunakan untuk membunuh bakteri penyebab penyakit..
Di sini saya tidak akan membahas tentang jenis-jenis antibi0tika,namun yg saya tekankan di sini adl penggunaan antibi0tika itu sendiri yg terkadang bagi sebagian orang menganggap bahwa antibi0tika adalah obat sakti,obat segala macam penyakit..
Padahal tidak semua penyakit membutuhkan antibi0tika,karena bukan termasuk penyakit yg disebabkan oleh bakteri..
Contohnya penyakit yang disebabkan oleh alergi,virus, maupun gangguan metabolisme..
Penyakit2 tsb tidak membutuhkan antibi0tika sebagai obatnya..
Namun terkadang orang lebih menyukai efek kerja obat yg cepat, sehingga lebih cepat sembuh.Karena ketidaktahuan mungkin, serta minimnya inf0rmasi mengenai antibi0tika..
Bahaya antibi0tika?
Ibarat kita ingin membunuh semut,tapi senjata yg kita gunakan adalah senjata yg c0c0k untuk membunuh gajah..
So pasti,penyakitnya langsung sembuh..
Tapi perlu diwaspadai juga, ketika memakai antibi0tika tsb tanpa aturan yg benar,misalnya harus dihabiskan. Ternyata tidak dihabiskan, maka bahaya kedua akan muncul, yaitu resistensi atau kekebalan bakteri penyebab penyakit terhadap antibi0tika. Ketika penyakit yg sama menjangkiti lagi,maka antibi0tika yg sama tidak akan mempan u/meng0bati penyakitnya..
Hati-hati jaga hati...
(Lho,apa hubungannya?)
Seperti halnya efek dari antibi0tika tadi,hati manusiapun terkadang bisa resisten/kebal terhadap cahaya petunjuk..
Hati ibarat kaca yang bening,ketika maksiat dilakukan maka akan timbul n0da dan lama kelamaan akan mjd buram..
Noda itu saya ibaratkan sebagai bakteri penyebab penyakit..
Ketika si pemilik hati enggan untuk membersihkan n0da tersebut dengan cara yg tepat maka akan muncul penyakit2 hati yg lainnya..
Seperti halnya meng0bati penyakit tanpa tahu penyebabnya,maka bisa jadi tidak menyembuhkan tetapi membuat penyakit baru..
Penyakit hati memang sulit u/dideteksi,berbeda dengan penyakit fisik yg mudah untuk diindera..
Hanya orang2 yg punya kepekaan hati yg akan mampu mendeteksi penyakit hati yg ada dalam dirinya..
Untuk kemudian dapat menemukan obat yg c0c0k..
Hati yang sakit, jika tdk segera diberikan peng0batan maka akan menjadi hati yg mati..
Na'udzubillah..
Hanya orang2 yg punya hati yg lembut,yg mampu menerima cahaya kebenaran itu..
Yaa Latief...
lembutkan hati kami...
>.<
bunda-wafa-althafunnisa/facebook/kamis/19.37
Klik
Antibi0tika adl salah satu jenis obat kimia yg dibuat secara sintetis/buatan yg digunakan untuk membunuh bakteri penyebab penyakit..
Di sini saya tidak akan membahas tentang jenis-jenis antibi0tika,namun yg saya tekankan di sini adl penggunaan antibi0tika itu sendiri yg terkadang bagi sebagian orang menganggap bahwa antibi0tika adalah obat sakti,obat segala macam penyakit..
Padahal tidak semua penyakit membutuhkan antibi0tika,karena bukan termasuk penyakit yg disebabkan oleh bakteri..
Contohnya penyakit yang disebabkan oleh alergi,virus, maupun gangguan metabolisme..
Penyakit2 tsb tidak membutuhkan antibi0tika sebagai obatnya..
Namun terkadang orang lebih menyukai efek kerja obat yg cepat, sehingga lebih cepat sembuh.Karena ketidaktahuan mungkin, serta minimnya inf0rmasi mengenai antibi0tika..
Bahaya antibi0tika?
Ibarat kita ingin membunuh semut,tapi senjata yg kita gunakan adalah senjata yg c0c0k untuk membunuh gajah..
So pasti,penyakitnya langsung sembuh..
Tapi perlu diwaspadai juga, ketika memakai antibi0tika tsb tanpa aturan yg benar,misalnya harus dihabiskan. Ternyata tidak dihabiskan, maka bahaya kedua akan muncul, yaitu resistensi atau kekebalan bakteri penyebab penyakit terhadap antibi0tika. Ketika penyakit yg sama menjangkiti lagi,maka antibi0tika yg sama tidak akan mempan u/meng0bati penyakitnya..
Hati-hati jaga hati...
(Lho,apa hubungannya?)
Seperti halnya efek dari antibi0tika tadi,hati manusiapun terkadang bisa resisten/kebal terhadap cahaya petunjuk..
Hati ibarat kaca yang bening,ketika maksiat dilakukan maka akan timbul n0da dan lama kelamaan akan mjd buram..
Noda itu saya ibaratkan sebagai bakteri penyebab penyakit..
Ketika si pemilik hati enggan untuk membersihkan n0da tersebut dengan cara yg tepat maka akan muncul penyakit2 hati yg lainnya..
Seperti halnya meng0bati penyakit tanpa tahu penyebabnya,maka bisa jadi tidak menyembuhkan tetapi membuat penyakit baru..
Penyakit hati memang sulit u/dideteksi,berbeda dengan penyakit fisik yg mudah untuk diindera..
Hanya orang2 yg punya kepekaan hati yg akan mampu mendeteksi penyakit hati yg ada dalam dirinya..
Untuk kemudian dapat menemukan obat yg c0c0k..
Hati yang sakit, jika tdk segera diberikan peng0batan maka akan menjadi hati yg mati..
Na'udzubillah..
Hanya orang2 yg punya hati yg lembut,yg mampu menerima cahaya kebenaran itu..
Yaa Latief...
lembutkan hati kami...
>.<
bunda-wafa-althafunnisa/facebook/kamis/19.37
Klik
Langganan:
Postingan (Atom)
